Ketahui Ini Dulu sebelum Melakukan Operasi Bypass

Posted on August 4, 2016 By

Pernahkah Anda mendengar tentang coronary artery bypass graft (CABG) atau operasi jantung bypass? Pada intinya operasi ini adalah pencangkokan vena shapena yang dipotong dari tungkai kaki atau antara pangkal paha dan pergelangan kaki yang kemudian dijahit pada daerah arteri yang tersumbat. Hal ini bertujuan agar darah dan oksigen pada arteri bisa mengalir ke dan dari jantung ke seluruh bagian tubuh. Perlu diketahui bahwa apabila hal ini tidak dilakukan, otot jantung akan tegang dan akhirnya terjadi sesak nafas dan nyeri pada dada. Inilah yang biasanya disebut penyakit jantung koroner. Operasi ini terbilang aman dan hasilnya bagus karena tidak ada benda-benda asing yang harus dicangkokkan ke daerah jantung.

operasi-jantung-bypass

Berbicara tentang operasi bypass, tahukah Anda apa saja persyaratan, prosedur, dan biayanya? Jika Anda menjawab tidak, temukan jawabannya di bawah ini:

Persyaratan

Untuk melakukan pembedahan ini, dokter tidak asal terima pasien yang mengalami penyakit jantung koroner. Tentu ada syarat yang wajib dilakukan oleh pasien terlebih dahulu. Apa saja persyaratan tersebut? Pertama-tama, pasien harus mengubah gaya hidupnya ke arah yang lebih sehat. Hal ini dimaksudkan agar hasil operasi nantinya berjalan maksimal. Di samping itu, para pasien yang suka merokok, diharapkan berhenti merokok sebelum melakukan operasi dan stop makan dan minum minimal 6 jam sebelum operasi. Bagi yang memiliki golongan darah yang langkah, ada baiknya untuk mencari donor darah terlebih dahulu karena pada saat proses pembedahan, darah akan banyak dikeluarkan.

Prosedur

Operasi jantung bypass ini biasanya dilakukan selama 3-6 jam. Dalam waktu tersebut, dokter akan membius pasien agar pasien bisa lebih tenang. Kemudian dokter akan membedah bagian dada pasien untuk melihat kondisi jantung dan mencangkokkan vena shapena seperti yang disebutkan di atas. Vena ini ditanam dengan jalan memutar agar tidak menghambar kinerja jantung nantinya. Pada umumnya, dokter akan sangat teliti dan berhati-hati dalam melakukan pembedahan ini demi memperkecil resiko kegagalan. Setelah selesai melakukan pencangkokkan, sayatan pada dada dijahit dan pasien dibawa ke ruang ICU untuk mendapatkan penyembuhan. Proses penyembuhan pasien paska operasi terbilang lumayan lama, bisa mencapai satu atau bulan karena luka atau pembengkakan yang terjadi pada tungkai kaki. Setelah keluar rumah sakit, pasien dilarang untuk melakukan pola hidup yang tidak sehat dan kerja terlalu berat. Diharapkan juga untuk mengecek bekas luka yang ditinggalkan paska operasi dan uji latihan rutin untuk melihat kinerja jantung.

Oya, pada umumnya, kebanyakan pasien akan sulit tidur, nyeri pada bagian bahu dan punggung atas, kehilangan nafsu makan, dan lemas paska operasi. Normalnya hal ini akan berlangsung selama 2-3 bulan paska operasi.

Biaya

Dibutuhkan keahlian khusus untuk melakukan pembedahan jantung. Begitu juga peralatan yang digunakan haruslah lengkap. Tak heran apabila biaya yang harus dikeluarkan pasien untuk melakukan operasi jantung bypass sangat mahal. Kisaran biaya operasi coronary artery bypass graft (CABG) sendiri adalah 150-200 juta rupiah lebih. Oleh sebab itu, tidak semua penderita penyakit jantung koroner disarankan untuk melakukan operasi ini karena masalah pendanaan yang tidaklah sedikit.

Btw, apabila Anda atau orang terdekat ingin melakukan pembedahaan jantung ini, ada baiknya untuk menyiapkan dana yang cukup dan memilih rumah sakit yang sudah berpengalaman dalam melakukan operasi ini. Hal ini penting untuk dilakukan guna mendapatkan layanan yang maksimal.

Operasi jantung     , ,


4 Hal yang Harus Diketahui Tentang Penyakit Tipes

Posted on July 30, 2016 By

tipes

Penyakit tipes adalah penyakit infeksi bakteri yang terjadi pada usus halus dan terkadang pada aliran darah yang disebabkan oleh kuman salmonella typhi atau salmonella paratyphi. Penyakit satu ini lebih sering dialami oleh anak-anak, tapi remaja dan orang dewasa juga bisa terkena penyakit tipes. Penyakit ini cukup berbahaya jika tidak cepat ditangani dengan baik karena dapat membahayakan jiwa. Oleh karena itu, jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami penyakit satu ini segeralah berobat. Jika Anda tidak ingin mengalami penyakit tipes, Anda harus mencegah penyakit ini. Selain mencegah ada baiknya yang harus diketahui tentang penyakit tipes. Adapun yang harus diketahui tentang penyakit tipes adalah berikut ini.

Penyebab

Yang menyebabkan penyakit tipes sendiri yaitu bakteri Salmonella Typhi  yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Bakteri yang telah masuk ke dalam tubuh ini akan berkembang biak dalam usus dan darah. Bakteri ini bisa saja ada pada air kotor dan makanan basi. Selain itu, penyebab penyakit tipes juga bisa disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, untuk menghindari sakit tipes, maka Anda harus menghindari hal-hal yang dapat menjadi penyebab penyakit tipes. Anda harus membiasakan diri untuk hidup sehat dan bersih.

Gejala

Setelah mengetahui mengenai penyebabnya, Anda harus tahu mengenai gejalannya juga. Dengan mengetahui gejalannya, maka Anda bisa bertindak lebih cepat agar penyakit tipes tidak parah. Adapun gejala dari penyakit tipes sebagai berikut:

  1. Badan terasa panas (demam)

Gejala pertama dari penyakit tipes adalah badan akan terasa panas atau deman.Terjadinya seperti ini akan terjadi dalam waktu yang cukup lama bisa 2 hingga 3 harian. Kondisi badan yang panas ini disertai dengan sakit kepala dan badan menjadi lemas.

  1. Lidah menjadi berwarna putih

Mungkin gejala penyakit tipes yang satu ini cukup mudah untuk diketahui yaitu bagian tengah lidah akan berwarna putih. Sedangkan bagian pinggir tetap berwarna merah.

  1. Sakit perut, mual, dan muntah

Gejala selanjutnya yang harus Anda ketahui mengenai penyakit tipes adalah sakit perut, mual, dan muntah. Ini akan terasa dikarenakan bagian usus telah terinfeksi akibat luka.

  1. Denyut nadi menjadi melambat

Gelaja yang satu ini disebabkan oleh adanya racun yang berasal dari kuman tipes akhirnya membuat denyut nadi menjadi melambat.

  1. Diare

Gejala terakhir dari penyakit tipes adalah si penderita akan mengalami diare.

Gejala-gejala di atas akan menjadi hal yang buruk pada kesehatan bila tidak cepat melakukan pengecekan ke dokter.

Pencegahan

Setelah mengetahui dua hal di atas mengenai penyebab dan gejala tipes, Anda harus mengetahui cara mencegahnya. Dengan Anda melakukan pencegahan teradap penyakit tipes, maka Anda telah menerapkan pola hidup yang baik.

Berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah penyakit tipes

  1. Menjaga kebersihan tubuh
  2. Melakukan suntik vaksin tipes
  3. Kurangi makanan mentah
  4. Menjaga kebersihan makanan

Pengobatan

Jika mengalami penyakit ini dan tidak cepat di bawak ke dokter untuk melakukan pemerikasaan, ini sangat berbahya untuk jiwa. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tentang pengobatan. Adapun cara pengobatan sakit tipes ini adalah Anda harus cepat membawa keluarga Anda ke rumah sakit untuk menjalanan pemeriksaan. Selain itu, Anda bisa mengobati sakit tipes dengan memanfaatkan bahan alami seperti cacing tanah, bawang putih, dan daun sambilloto.

Demikinlah yang harus Anda ketahui seputar penyakit tipes. Semoga informasi di atas bermanfaat buat Anda semua.

Penyakit Tipes     , ,